Pemerintah Desa Lero bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lero pada Senin, 12 Oktober 2026, menggelar Musyawarah Desa bertujuan merespon isu tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

Musyawarah Desa yang dihadiri oleh Pendamping Desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas serta perwakilan masyarakat, dan tokoh-tokoh desa ini, diawali dengan sambutan dari Kepala Desa Lero yang menegaskan bahwa rapat ini adalah wujud komitmen Desa dalam mengedepankan kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.

Memasuki sesi diskusi, forum dibuka untuk menampung berbagai aspirasi, permasalahan, dan kritik dari perwakilan masyarakat kepada perusahaan.

Ada 3 isu krusial yang dibahas dalam musyawarah yaitu Transparansi pelaksanaan program CSR, Mekanisme pengajuan proposal bantuan dan Mekanisme perekrutan pekerja lokal.

Ada beberapa permintaan usulan program CSR ke PT. Koensia sebagai berikut :

  1. Bidang Infrastruktur
  • Pembangunan Sumur Bor
  • Pengadaan Lampu Jalan
  • Pengadaan Jaring Lapangan Sepak Bola
  • Penyelenggaraan Desa Siaga Kesehatan
  • Dukungan Pendidikan Bagi Siswa Miskin dan Berprestasi
  • Pembangunan/Rehab/Peningkatan Sarana prasarana TK/PAUD/TPA/TPQ
  • Pembangunan/Rehab/Peningkatan Sarana prasarana SD
  • Pembangunan Pagar TPU

   2. Bidang Sosial da Budaya

  • Pemeliharaan Rumah Adat
  • Peyelenggaran LPTQ Tingkat Desa
  • Penyelenggaraan HUT RI & HUT Desa
  • Rehab Masjid Al-Hidayah Lero

   3. Bidang Ekonomi

  • Pengembangan Wisata Kuliner Rono Tapa
  • Pengembangan Wisata Terumbu Karang
  • Pengembangan Wisata Religi
  • Pengembangan Wisata Bulu Pangga/Bulu Kadia
  • Peningkatan Produktifitas Nelayan Tangkap
  • Peningkatan Produktifitas Pertanian/Pekebunan
  • Pengembangan Produktifitas Pelaku UMKM

Dari hasil kesepakatan hanya ada beberapa yang lolos untuk usulan program CSR ke PT. Koensia. 

Kegiatan ditutup dengan Penanda Tanganan Berita Acara antara Kepala Desa dan Ketua BPD serta perwakilan masyarakat Desa Lero.

Beri Komentar

Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin.
CAPTCHA Image